Kesadaran berorganisasi sangat minim saat ini, karena semakin berkurangnya mahasiswa yang berminat untuk mengikuti organisasi-organisasi yang ada di kampus. Padahal, dengan berorganisasi seorang mahasiswa akan menemukan jati diri yang sesungguhnya sebagai kaum intelektual. Tidak hanya sekedar duduk dan mendengarkan dosen memberikan perkuliahan, tetapi bisa merasakan kepuasan menjadi seorang pemimpin dan aktor pada sebuah organisasi. Oleh karenanya, bukan zamannya lagi mahasiswa itu identik dengan hanya kuliah, kos dan kantin. Melainkan menjadi aktivis kampus dengan bergabung dan aktif dalam organisasi.
Merosotnya semangat mahasiswa dalam mengikuti organisasi berarti merosot pula mahasiswa untuk memunculkan pribadi yang tangguh dalam kehidupan riil di kemudian hari. Mahasiswa harus menggunakan seluruh potensi yang dimilikinya serta mengatur strategi yang jitu. Kurangnya semangat mahasiswa dalam berorganisasi bukan karena tidak memiliki kemampuan akan tetapi berkaitan dengan kurangnya motivasi.
Organisasi sebagai pengembang potensi diri, juga akan memberikan nilai plus kepada para kader untuk mengembangkan skill yang dimilikinya. Sehingga dengan potensi tersebut akan membantu para kader untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Sedangkan motivasi muncul dari tujuan yang dimiliki yang akan menjadi pandangan dalam persaingan dikalangan mahasiswa untuk mencapai taraf kebanggaan dimana organisasi bisa mengubah pola pikir dan pola tindak pada setiap kader untuk berbuat lebih baik, seakan ingin menunjukan bahwa organisasi yang dia masuki adalah organisasi yang terbaik yang bisa mengubah dirinya menjadi lebih baik. Motivasi ini akan menstimulus potensi dan menciptakan insan yang berkualitas tergantung dari seberapa proses yang dilakukan.
So.... ga bakal rugi kaloo kalian beroganisasi,.. ciusss!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! [sahabati Zizah]

0 komentar:
Posting Komentar